Pada saat kita berusia 5-6 tahun kita masuk TK, beres-beresnya kita udah usia 7 tahun buat masuk SD. Menghabiskan 6 tahun corat-coret bangku sekolah SD dan nonton film kartun sampe ga bisa tidur, hingga akhirnya usia kita 13 tahun.
3 tahun kedepan dihabiskan di SMP bersama cinta monyet hingga usia kita sudah kemakan 16 tahun. 3 tahun berikutnya ada masa yang paling indah dan membingungkan karena kita belum ngerasa menemukan identitas yang "gw" banget, dan merasakan pula sensasi sweet seventeen.... dan beberapa orang yang beruntung dapet bonus first kiss, entah dari orang beneran atau dari tomat.
Sementara waktu berjalan, bakat gambar kita yang awalnya corat-coret tembok di rumah, buku pelajaran di sekolah, di suruh menggambar anatomi alat reproduksi di papan tulis pas pelajaran biologi, berkembang menjadi identitas yang akhirnya menjadi bagian dari karakter kita. Hingga akhirnya kita memutuskan masuk sekolah desain, atau belajar secara otodidak.
Namanya juga bakat, kerjaan kitapun ga terlepas dari itu.... hingga suatu ketika kita mendapatkan suatu kerjaan di kantor yang cukup lumayan, awal karir yang penuh semangat... hingga pada akhirnya kita menyadari kalau semua itu adalah jurang tanpa dasar... semua potensi yang membara seakan tak berarti karena penghargaan sebagai seorang desainer/illustrator hanya sebatas... OUTSOURCE.
Beberapa orang yang beruntung dari persaingan menemukan jalan mereka sendiri, entah menjadi organik di tempat dia bekerja.... atau berusaha dengan idealisme dan modal dengkul mereka sendiri serta dengkul teman2 dekat, dan sukses tentunya.
Kalo gw pikir2, apabila semua orang yang berbakat desain dan menggambar seperti kalian berpikir bahwa arah dari pengembangan bakat berakhir di kerja kantoran, maka kita telah berpikir dengan paradigma yang tidak adaptif. Walaupun kebutuhannya terus meningkat, daya serap perusahaan terhadap tenaga profesional seperti kalian sangatlah kurang, begitu juga regenerasinya... dan kebanyakan hanya menjadi status outsource yang kurang meyakinkan.
Sedangkan untuk menjadi posisi outsource yang menguntungkan, kita harus berani tawar-menawar, dengan jaminan kualitas kerja dan performa. Jadi, kalau kemampuan kalian yang luar biasa hanya dihargai sebatas outsource.... siapkan dengkul kalian untuk buka usaha sendiri. Percaya deh, capeknya sepadan sama hasilnya (dengan berproses dulu tentunya...

)
Sukses buat Desainer Indonesia
Devious Comments
--
~siang..malem, bengong...ngelamun...kapan ya ge jadi komikus~
anda terlalu memuji...
--
illustrators References >>> [link]
City of Joy >>> [link]
bagus smua siih ya..dah kliatan banget skillnya
lam knal...
--
i'm trying to the best for my self
--
illustrators References >>> [link]
City of Joy >>> [link]
keep contact,.
--
please visit: [link]
--
illustrators References >>> [link]
City of Joy >>> [link]
yg amatir aja udah kek gini...
^^
--
illustrators References >>> [link]
City of Joy >>> [link]
met kenal... ^^
aq watch yak
--
illustrators References >>> [link]
City of Joy >>> [link]
--
Majalah digital galeri desainer Indonesia WOW CALLING FOR SUBMISSIONS!!
--------------------------------------------------
WOW WEBSITE
--
illustrators References >>> [link]
City of Joy >>> [link]
thanks yahh bt :wacth: nya
--
"can event separate between
TWENTY SOMETHING
(jamie cullum)
--
illustrators References >>> [link]
City of Joy >>> [link]
enaknya nihh~ baru nikahhh~ ehm ehmm~
--
♫ pangketepang tepang towet ♫
--
illustrators References >>> [link]
City of Joy >>> [link]
--
♫ pangketepang tepang towet ♫
Eh bos... kalo ada waktu join ke forumku ya... : [link]
--
For some people, truth is considered as a hate speech.
--
illustrators References >>> [link]
City of Joy >>> [link]
--
illustrators References >>> [link]
City of Joy >>> [link]
Aku doain biar Sakinah, Mawadah, Warahmah. Amiin.
:dating:
--
For some people, truth is considered as a hate speech.
si jagoan gambar nikah....hehehe
karyamu makin ok.
BTW, buswe kalo nikah tetep berkarya terus yah, Bang...
Previous Page12345... Next Page